28 Jun 2017

Bisnis Kuliner: Peluang Usaha Pecel Lele/Ayam


Potensi Pasar

Pecel ayam atau pecel lele merupakan makanan yang populer dan sudah dikenal oleh banyak orang di berbagai daerah, terutama orang perkotaan pada malam hari. Ayam, lele, tempe dan tahu digoreng dengan bumbu kuning, dipadukan dengan sambal tomat segar dan dimakan dengan nasi putih maupun nasi uduk hangat bertabur bawang goreng. Makanan sedap ini sepertinya tidak membuat bosan masyarakat Indonesia, penjualnya pun terus bertambah dari hari ke hari. Jika dilihat sekilas mungkin ada sebagian dari anda yang berpikir bahwa usaha pecel ayam atau pecel lele ini terbilang tidak menarik karena persaingan bisnis kuliner ini sangat membludak. Namun justru karena bersifat sangat umum inilah, pecel ayam menjadi salah satu usaha yang menurut penulis memiliki potensi penjualan yang cukup bagus. Dimana-mana orang tau yang namanya pecel ayam. Kalo makan malam nggak ada nasi goreng, biasanya pada pilih pecel ayam sebagai menu. Sepertinya makanan ini sudah sangat familiar untuk masyarakat menengah ke bawah. Mari kita lihat proyeksi bisnis pecel ayam yang sederhana: Lokasi Usaha: Rp 500.000 - Rp 1.500.000 per bulan Biasanya pemilihan lokasi usaha pecel ayam harus agar jauh dari kompetitor, kemudian juga terdapat pemukiman penduduk atau kawasan bisnis, agar target penjualan tercapai. Lokasi usaha tidak memerlukan tempat yang mewah, karena pangsa pasar pecel ayam/pecel lele ini menengah ke bawah, anda hanya perlu menyiapkan tempat yang cukup nyaman dan bersih untuk pembeli yang ingin makan di tempat. Peralatan usaha: (kompor, wajan, piring, gelas, rice cooker, gerobak, terpal) Rp 5.000.000 - Rp 6.000.000 Sama seperti lokasi usaha yang tidak perlu elit, peralatan dan perlengkapan usaha pecel ayam juga tidak perlu mewah. Yang penting bersih dan tidak membuat pembeli mengernyitkan dahi. Bahan-bahan makanan: (ayam, lele, beras, tahu, tempe, cabai, bawang, tomat, jeruk nipis, jeruk limau, dll) Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000/3 hari Pemilihan bahan segar dan pengolahan bahan makanan dengan resep yang tepat akan menjadi kunci utama untuk menghasilkan pecel ayam/lele yang disukai orang. Tidak perlu terlalu khawatir akan rasa karena bisnis ini sudah banyak dilakoni oleh beragam orang, bahkan banyak diantaranya yang tidak menghasilkan produk dengan rasa yang enak, namun tetap memilliki pelanggan. Asisten untuk membantu anda: Rp 1.500.000 - Rp 2.000.000/bulan Harga rata-rata per porsi: Rp 20.000 - Rp 24.000 Target penjualan 80-120 porsi sehari Jadi dalam waktu sebulan, jika anda berhasil memenuhi target, omzet anda = Rp 20.000 x 120 porsi x 25 hari = Rp 60.000.000/bulan Profit minimum dari berjualan pecel ayam adalah 30%, jadi setidaknya anda menghasilkan Rp 18.000.000



Artikel Yang Berkaitan


Tagar: #analisa bisnis #bisnis makanan #Info #ulasan bisnis #umkm #usaha kecil #usaha kuliner #usaha modal 10 juta #usaha modal kecil