12 Jul 2017

Cara Membangun Bisnis/Usaha Makanan Dari Nol


Bisnis7.com - Cara membangun usaha bisnis makanan dari nol, Tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan usaha bisnis makanan bisa menghasilkan dan meraup untung hingga dua kali lipat. Hal ini dikarenakan semakin tingginya kebutuhan asupan masyarakat baik itu asupan makanan(minuman) pokok ataupun ringan. Maka tak jarang jika kita banyak melihat disekeliling lingkungan banyak para pedagang menggelar lapaknya di pinggir jalan. Misalnya saja seperti; nasi uduk, pecel lele / ayam, soto, martabak, kebab, juice dan aneka jenis usaha makanan lainnya. [caption id=“attachment_952” align=“aligncenter” width=“1000”]cara membangun bisnis usaha makanan dari nol para pedagang makanan di pinggir jalan[/caption]   Dari kondisi seperti ini tak hayal banyak segelintir orang yang ikut terjun kedalam bisnis makanan. Dan tak banyak dari mereka yang sukses, dan tidak sedikit dari mereka yang mengalami kegagalan. Menanggapi banyaknya minat membuka usaha bisnis makanan maka bukan berarti usaha bisnis berkategori kuliner ini dapat dimulai dengan tergesa-gesa ataupun asal-asalan. Semua ada tatanan cara dan hal dasar yang wajib kita miliki, ini semua demi berlangsungnya sebuah kesuksesan yang nantinya bisa kita capai melalui bisnis kuliner ini. Sangat menarik bukan untuk membahas lebih lanjut mengenai usaha bisnis makanan (minuman). Dibawah ini merupakan penjelasan mendetail yang telah bisnis7.com rangkum untuk Anda tentang betapa mudahnya membangun sebuah bisnis makanan dan minuman dari nol hingga sukses.

Cara membangun bisnis usaha makanan dari nol

[caption id=“attachment_951” align=“alignleft” width=“300”]cara membangun bisnis usaha makanan dari nol cara membangun bisnis usaha makanan dari nol[/caption] Tertarik untuk memulai bisnis makanan dari nol, maka beberapa hal dibawah inilah yang menjadi hal wajib yang harus Anda siapkan dalam membangun sebuah bisnis makanan.

  1. Lihat Berapa Banyak Modal Yang Anda punya.

Kami menjadikan “modal” sebagai hal wajib utama dikarenakan bisnis makanan yang ingin Anda bangun ini dimulai dari nol. Jadi sangat kami sarankan untuk tidak melakukan pinjaman melalui bank atau sejenisnya, karena dalam bisnis makanan yang terbilang baru kita tidak bisa menjamin 100% bahwa bisnis ini akan sukses kedepannya. Setidaknya kita harus melihat seberapa besar prospek perkembangan usahan makanan yang Anda jalani. Jangan sampai memaksakan meminjam dana ke bank dengan jaminan bisnis makanan yang belum jelas menguntungkan, alhasil bukan balik modal malah nantinya Anda terlilit hutang yang membengkak.

  1. Menentukan jenis usaha makanan berdasarkan modal dan keahlian.

Jika sudah mengetahui berapa banyak modal yang Anda punya, maka bolehlah Anda menentukan jenis usaha makanan apa yang ingin Anda mulai. Namun ada sedikit catatan yg harus Anda garis bawahi, yakni suatu usaha jenis apapun tidak akan berjalan maksimal tanpa diiringi dengan keahlian. Maka selain modal yang harus Anda miliki keahlian khusus dalam dunia makanan sedikitnya Anda memilikinya. Misalnya Anda ahli atau sedikitnya tahu tentang membuat kue, maka tak ada salahnya untuk mengembangkan dan membuka usaha bisnis kue. Baca disini : Membuka bisnis kue dengan modal terbatas namun menguntungkan

  1. Lapak usaha yang strategis, bukan jalur macet atau sembarang ruko.

Pelaku usaha bisnis usaha makanan yang memulai bisnisnya dari nol harus pintar dalam menentukan dimana mereka memilih lapak daganganya. Kebanyakan atau sedikitnya dari para pelaku usaha makanan salah dalam menentukan lapak dagangnya. Mereka mungkin juga berangapan bahwa lapak usaha makanan yang strategis adalah lapak yang dekat dengan jalur sibuk (padat), namun ketahuilah bahwa pada jalan yang statusnya sebagai jalur sibuk paling sedikit memiliki minat jumlah pembelinya. Hal ini dikarenakan faktor seperti ; sulitnya memarkir kendaraan, mengejar waktu kerja, bising sehingga mengangu kenyamanan, dan berbagai macam alasan lainnya. Maka dari itu untuk memilih sebuah lapak yang strategis, tidak harus berada dipinggir jalan, akan tetapi Anda hanya perlu melihat kondisi sekitar. Seperti ; Jenis makanan Apakah yang paling diminati, memantau jam ramai dari para pejalan kaki atau kendaraan. Jangan lupa juga untuk Anda menyiapkan lahan pakir yang cukup, sehingga tidak menganggu aktifitas pengguna jalan.

  1. Bukan untung, tapi Tentukan target penjulan.

Jangan terlalu disibukan mengenai berapa banyak untung yang ingin Anda dapat. Tetapi tentukanlah terlebih dahulu target penjualan dalam sehari, sebulan, atau dalam kurung waktu 1 tahun. Tujuan menentukan target penjualan adalah agar Anda dapat membuat suatu perhitungan anggaran, karena dari target penjualan inilah yang dapat mengetahui seberapa besar untung yang telah diperoleh.

  1. Konsistensi dagang dan pertahankan kualitas rasa, bukqn sibuk menaikan harga.

Yang menjadi hal wajib terakhir yang harus Anda ketahui dalam memulai bisnis makanan dari nol adalah sebuah konsistensi Anda sebagai penjual makanan. Yang dimaksud dalam konsistensi disini yaitu meliputi ; jam buka lapak, pelayanan yang ramah, selalu memberikan kesan kebersihan pada suatu lapak, menjaga kualitas rasa dari makanan yang Anda jual.



Artikel Yang Berkaitan


Tagar: #bisnis kuliner #bisnis makanan #panduan bisnis kuliner #Tips #umkm #usaha kecil menengah #usaha kuliner #usaha makanan #usaha mikro kecil menengah