kategori: | tgl: 24 Mar 2016

Hal-Hal Yang Dapat Menyebabkan Akun AdSense Dibanned


Bagi setiap blogger yang menjadi publisher AdSense untuk mendapatkan penghasilan dari internet, ada satu hal yang sangat ditakuti dan sebisa mungkin tidak terjadi pada dirinya. Hal tersebut adalah kena banned oleh Google AdSense. Ada beberapa alasan yang menyebabkan seorang penayang iklan AdSense ditutup akunnya oleh Google. Rata-rata penyebab penutupan akun AdSense adalah aktifitas yang tidak valid dan pelanggaran kebijakan AdSense. Jika anda ingin akun anda tetap awet, Google selalu mewanti-wanti untuk tetap mematuhi kebijakan programnya. Pihak Adsense juga menerbitkan sebuah halaman khusus yang membeberkan penyebab-penyebab penutupan akun. Silahkan simak hal-hal yang dapat menyebabkan akun AdSense dibanned Google.

1. Mengklik iklan milik anda sendiri baik di website, youtube, maupun aplikasi.

Kebijakan AdSense untuk urusan klik ilegal ini tergolong cukup ketat. Walaupun publisher AdSense merasa tertarik dengan isi iklan yang ditayangkan olehnya sendiri, melakukan klik atau melihat iklan ini akan dianggap melakukan pelanggaran. Untuk melihat iklan yang ditayangkan oleh anda sendiri, anda dapat mengetikkan url iklan di tab browser baru. Atau jika anda tetap ingin memastikan iklan tersebut dapat tampil dengan baik, anda dapat menggunakan Google Publisher Toolbar untuk menghindari resiko klik ilegal. Bagi penayang iklan youtube, pada saat muncul iklan pada awal video, maka diharuskan untuk melewatinya (dengan menekan tombol skip). Bagaimana dengan penayang iklan AdMob (jenis iklan AdSense untuk aplikasi mobile)? Jika ingin melakukan test iklan, maka harus menggunakan fasilitas Test Ads telah disediakan untuk platform Android, iOS maupun Windows Phone.

2. Menerima pengunjung website dari bot dan dari traffic bayaran

Anda ingin mendatangkan traffic dari website PTC atau traffic dari website traffic exchange untuk blog AdSense anda? Lebih baik lupakan cara ini. Karena akan beresiko pada akun anda. Google tidak memperbolehkan penayangan iklan untuk traffic yang direkayasa. Baik dari website traffic exchange maupun dari traffic bayaran seperti PTC. Namun jika anda menggunakan Google Adwords untuk mendatangkan traffic ke blog AdSense anda, saya rasa akan diperbolehkan. Karena saya pernah mencoba cara seperti ini juga.

3. Memanipulasi tampilan iklan AdSense

Beberapa publisher AdSense dengan teknik blackhat biasanya menyisipkan konten tertentu disekitar area iklan AdSense agar topik iklan yang tampil menyesuaikan dengan yang diinginkan. Tujuannya biasanya untuk mendapatkan bayaran per klik yang lebih tinggi. Cara seperti ini tergolong ilegal oleh AdSense karena mencoba untuk memanipulasi iklan AdSense yang ditampilkan. Selain itu, menempatkan kode iklan di dalam tag IFRAME juga dianggap menyalahi aturan main AdSense.

4. Mengarahkan pengunjung website untuk melakukan klik pada iklan

Biasanya kesalahan ini hanya dilakukan oleh blogger AdSense pemula dan benar-benar tidak membaca kebijakan AdSense sama sekali sebelum mendaftar. Menurut saya sih ngga banget minta-minta klik atau refresh halaman blog kepada pengunjung. Kesannya blog jadi murahan gitu.

5. Menempatkan iklan AdSense pada lokasi yang berpotensi menimbulkan salah klik dari pengunjung

Publisher bandel cenderung menghalalkan segala cara untuk mendapatkan klik dari pengunjung blog mereka. Salah satu cara mereka adalah dengan menempatkan iklan di tempat-tempat yang memungkinkan pengunjung menjadi salah sangka dan melakukan klik. Area-area ini meliputi: navigasi, menu, dan link download.

6. Konten porno, konten dewasa dan konten ilegal

Jaringan iklan AdSense ditujukan untuk orang dari berbagai usia. Jika blog anda mengandung konten yang tidak leluasa untuk dilihat di tempat kerja maupun di lingkungan keluarga, maka blog anda bukan tempat yang tepat untuk menempatkan iklan AdSense. Konten porno dan konten dewasa (topik mengenai sex, dll) saja sudah tidak diperbolehkan, apalagi blog yang berisikan konten ilegal seperti penjualan narkotika, prostitusi, judi, dll. Lebih baik anda mencari sarana lain untuk monetize blog anda daripada mencoba AdSense, masih ada banyak jaringan periklanan untuk konten porno dan dewasa diluar sana.

7. Konten yang tidak original, tidak unik dan tidak bernilai

Banyak blogger yang salah kaprah dan menganggap bahwa Google tidak cukup pintar untuk dapat mengetahui konten sebuah blog adalah hasil copy paste atau bukan. Padahal faktanya sudah cukup banyak publisher AdSense yang kena banned karena mengisi blog mereka dengan konten hasil copy paste. Mengisi blog anda dengan konten hasil copy paste, baik itu copy paste murni, maupun melakukan copy paste dan menambahkan konten dari sumber lainnya dapat menyebabkan akun AdSense anda kena banned. Begitu juga jika konten yang anda hasilkan hanya berupa kata-kata tidak jelas, hasil spin software.

8. Pelanggaran hak cipta

Beberapa contoh konten yang dapat saja memiliki hak cipta antara lain: mp3, video, rekaman acara tv, software, komik dan hasil karya tulis. Apabila blog anda mengandung konten seperti ini, siap-siap saja sewaktu-waktu akun AdSense anda terkena banned. Bagaimana jika saya mengambil konten dari website lain, namun menempatkan isinya di dalam tag html iframe? Lumayan kan, dapat konten gratis tapi tidak akan terdeteksi sebagai konten copy paste. Teknik content framing ini juga telah dibahas oleh Google dan digolongkan sebagai perbuatan ilegal pada halaman tanya jawabnya. Berasa banyak banget aturan yang perlu dipatuhi? Tenang saja, akun AdSense anda akan baik-baik saja jika anda memang berniat menjadi publisher iklan yang berkualitas. Hal-hal diatas hanya akan menjadi acuan yang ringan sebagai publisher. Fokus anda akan lebih banyak pada mengisi dan membangun blog anda.



Artikel Yang Berkaitan


Tagar: #aturan main adsense #banned adsense #cara bisnis online #cara menghindari banned adsense #kebijakan adsense #menghindari banned adsense #Tips #tips adsense #tips bisnis online